KONSPIRASI GLOBAL

KONSPIRASI GLOBAl

Seorang pemimpin hidupnya selalu diintai oleh ribuan musuhnya. Ada dua jenis musuh dalam satu perahu. Musuh yang pertama adalah para koleganya. Musuh yang kedua adalah kaum sofis. Orang – orang yang selalu berada di lingkungan seorang pemimpin adalah pribadi – pribadi kamuflase. Cara hidup kamuflase kolega dari seorang pemimpin adalah selalu mengintai pergerakkan pemimpinnya. Ketika ada celah, maka hujan rupiah atau dollar akan membanjiri rekening dari para kaum sofis. Konspirasi karakter dari kedua musuh seorang pemimpin adalah sengaja menciptakan sistem yang bekerja untuk mengacaukan visi dan misi dari sang pemimpin.
Konspirasi kedua musuh ini memiliki koneksi global. Mereka rela mengucurkan dana miliar dollars demi memfasilitasi sistem yang sedang mereka bangun. Karena perpaduan budaya global akan melahirkan sistem yang kuat. Ketika sistem yang mereka bangun sudah fix, maka sistem itu akan bekerja. Cara kerja sistemnya sangat simple. Karena mereka memanfaatkan kondisi psikologis umat manusia untuk menjalankan sistemnya.
Sistem konspirasi global akan melahirkan ketakutan, kecemasan dan kepanikkan yang berlebihan dalam diri umat manusia. Ribuan berita hoaks diciptakan untuk menjatuhkan para pemimpinnya. Jika seorang pemimpin tidak memiliki bawahan yang loyal, maka akan dengan mudah, sistem konspirasi global memporak – porandakan tatanan kehidupan visi dan misi dari sang pemimpin.
Ribuan bahkan jutaan dollar terus membanjiri rekening para kaum sofis untuk terus memanas – manaskan situasi kehidupan psikologis umat manusia. Berita – berita hoaks akan terus menyejarah bersama rakyat kecil yang mudah terprovokasi dan terinveksi dengan ketidaktahuannya. Padahal, rakyat kecil tidak sadar, bahwa motif dari berita – berita hoaks yang bersileweran di antara lorong – lorong tersempit armada jantung mereka tak lain adalah propaganda konspirasi global. Propaganda yang akan melahirkan penguasa – penguasa baru yang haus akan kekuasaan. Mungkin, setelah ini, ada ribuan penguasa baru yang bermunculan dari kondisi kepanikkan global saat ini. Jadilah manusia yang berbudaya. Karena manusia yang berbudaya adalah manusia yang beradab. Pakailah akal budimu untuk membaca dan melihat apa yang sedang dihadapi oleh dunia.
Para pemimpin dunia teruslah berkarya, walau dunia tak meminta.

Comments

Popular posts from this blog

FILOSOFI PEMBUATAN RUMAH ADAT MASYARAKAT HAUMENI

FILOSOFI KEHIDUPAN DI TENGAH BUDAYA LAIN

TRADISI HEL KETA MASYARAKAT HAUMENI