ARMADA BUDAYA
ARMADA BUDAYA
Kehidupan seperti roda yang terus berputar, meninggalkan dermaga kehidupan yang satu menuju dermaga kehidupan yang lain. Terkadang, memori kita akan budaya semakin luntur dengan adanya kehadiran budaya instan. Sebagai pribadi yang terlahir dari rahim budaya Timor, saya bertanggung jawab untuk melestarikan kembali kebudayaan Timor yang semakin ditinggalkan oleh generasi muda masyarakat Haumeni.Generasi muda Haumeni semakin mengidolakan kehadiran budaya luar yang dibalut dengan etika marketing tingkat dewa. Bahkan etika marketing super dewa itu telah mengalienasi generasi muda Haumeni ke lorong - lorong tersempit ruang privat mereka.
Alam semesta perkampungan Haumeni telah menangis. Melawan hukum alam adalah jalan menuju batu nisan Anda. Sejauh mata memandang, segalanya menakjubkan. Balutan kebudayaan luar yang diadopsi oleh generasi muda Haumeni telah melahirkan pribadi - pribadi yang egois. Padahal, mereka tidak sadar bahwa, penjajahan ala budaya kontemporer semakin menusuk lorong - lorong tersempit dan tersembunyi sendi - sendi hidup mereka. Teruslah berlari, karena kesadaran Anda akan dihipnotis dengan budaya luar yang datang dan pergi meninggalkan goresan - goresan senja seluas samudera langit dalam pangkalan armada jantung hati Anda. Jika suatu saat kebudayaan Haumeni tertelan oleh budaya luar.
Sebagai generasi penerus bangsa, seharusnya rasa minder dengan budaya sendiri tak ada. Justru yang menghiasi armada jantung hidup Anda adalah selalu memperkenalkan kearifan - kearifan lokal dalam keseharian hidup Anda bersama orang lain. Karena perkembangan suatu masyarakat, terletak di kebudayaannya sendiri. Karena budaya adalah kompas hidup untuk melangkah dalam menelusuri samudera hidup.
Akan tetapi, tak semua orang muda menaruh minat pada budayanya sendiri. Senada dengan karya - karya anak bangsa yang tak pernah mendapat ruang di hati bangsanya sendiri. Kebanyakan anak muda hanya mendambakan budaya luar. Semakin hari orang muda terkontaminasi dengan budaya - budaya luar. Jika orang muda di kampungku tidak menaruh minat pada budayanya sendiri, jangan salahkan anak cucu Anda!
Generasi muda Haumeni, marilah mencinta budaya kearifan lokal kita demi kemajuan bersama. Buanglah rasa malu dan minder Anda dalam keranjang sampah. Teruslah bermimpi untuk membawa kearifan - kearifan lokal masyarakat Haumeni ke arah yang lebih luas. Marilah kita memperkenalkan budaya dan pariwisata kita. Kalau bukan kita, siapa lagi. Berkaryalah dalam bidang apa saja demi perkembangan budaya dan pariwisata masyarakat Haumeni. Tinggalkan jejak yang bisa diingat oleh generasi penerus Haumeni dalam sejarah dan dunia.
Nekaf mese tafen pah Haumeni.
Sebagai generasi penerus bangsa, seharusnya rasa minder dengan budaya sendiri tak ada. Justru yang menghiasi armada jantung hidup Anda adalah selalu memperkenalkan kearifan - kearifan lokal dalam keseharian hidup Anda bersama orang lain. Karena perkembangan suatu masyarakat, terletak di kebudayaannya sendiri. Karena budaya adalah kompas hidup untuk melangkah dalam menelusuri samudera hidup.
Akan tetapi, tak semua orang muda menaruh minat pada budayanya sendiri. Senada dengan karya - karya anak bangsa yang tak pernah mendapat ruang di hati bangsanya sendiri. Kebanyakan anak muda hanya mendambakan budaya luar. Semakin hari orang muda terkontaminasi dengan budaya - budaya luar. Jika orang muda di kampungku tidak menaruh minat pada budayanya sendiri, jangan salahkan anak cucu Anda!
Generasi muda Haumeni, marilah mencinta budaya kearifan lokal kita demi kemajuan bersama. Buanglah rasa malu dan minder Anda dalam keranjang sampah. Teruslah bermimpi untuk membawa kearifan - kearifan lokal masyarakat Haumeni ke arah yang lebih luas. Marilah kita memperkenalkan budaya dan pariwisata kita. Kalau bukan kita, siapa lagi. Berkaryalah dalam bidang apa saja demi perkembangan budaya dan pariwisata masyarakat Haumeni. Tinggalkan jejak yang bisa diingat oleh generasi penerus Haumeni dalam sejarah dan dunia.
Nekaf mese tafen pah Haumeni.
Kritik dan saran yang membangun selalu dinantikan oleh penulis.
ReplyDelete